KBRN, Sabang: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Sabang Ferdiansyah, S. Kel, apresiasi Kejaksaan Negeri Sabang, atas pemberian hak restoraktif kepada masyarakat, yang dilakukan Kejaksaan Negeri Sabang pada 21 September 2020 lalu.

Pemberian hak restoraktif (penghentian proses hukum) kepada terdakwa khasus penipuan sesuai Peraturan Kejaksaan RI No. 15 Tahun 2020 itu, dinilai sangat positif. Yang mana dengan adanya peraturan tersebut, setidaknya khasus- khasus kecil dapat terselesaikan secara kekeluargaan.

Namun demikian kata Ferdi, meskipun telah diberikan hak restoraktif, Penanganan kasus seperti yang diberikan Kejaksaan Negeri Sabang kepada terdakwa Khasus penipuan tersebut, diperlukan keterlibatan masyarakat dalam pengawasannya.

“Penanganan kasus penipuan ini menggunakan pendekatan restorative justice perlu melibatken masyarakat dalam pengawasan. Sehingga masyarakat bisa sadar untuk tidak lagi melakukan tindak kejahatan. Dan Meminta agar kejaksaan tidak hanya berhenti pada tahapan penghentian perkara saja. Namun menindak lanjuti dengan cara pembinaan terhadap pelaku yang dihentikan perkaranya,” Pinta Ferdi, Selasa (29/09/20).

Tambah Ferdi, dengan adanya peraturan Kejaksaan RI No. 15 Tahun 2020 juga dapat meminimalisir pengeluaran negara, baik untuk keperluan pemeriksaan lanjutan, persidangan, dan bahkan pengeluaran biayaan lain saat terdakwa telah dijatuhi hukuman penjara nantinya.

“Hal ini juga menjadi salah satu hal yang dapat menghemat waktu para penegak hukum. Jadi cukup ada perdamaian antar kedua belah pihak dan memenuhi syarat, tersangka atau terpidana tidak perlu di bawa ke pengadilan. Dengan demikian waktu para penegak hukum bisa difokuskan kepada hal-hal atau pelanggaran hukum lainnya. Mungkin itu tipikor, kejahatan terhadap anak dan khasus serius lainnya.”

Dia berharap, dengan adanya peraturan Kejaksaan RI No. 15 Tahun 2020 ini, pihak kejaksaan diminta untuk dapat lebih teliti dan bijak dalam menyikapi khasus- khasus yang ada, tanpa pandang bulu. RA

(Sumber : rri.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *